Pakai Blazer Itu Ada Etikanya Lho. Cek Di Sini Ya agar Kamu Tetap Sopan dan Nyaman

Blazer merupakan atribut penting dalam berbusana. Namun memakai blazer sebagai pelengkap busana Anda, tidak bisa sembarangan. Ada etika dan aturan tidak tertulis yang harus diindahkan. Tentunya agar Anda terhindar dari salah kostum sehingga akan membuat Anda merasa malu sendiri. Ikuti terus artikel ini untuk mengetahui apa yang boleh dan jangan, dalam memakai blazer.

Memilih Model Blazer yang Aman

Untuk mematuhi etika dalam berbusana. Khusus pemakaian blazer, ada aturan tidak tertulis untuk ini. Tapi yang paling penting adalah kenakan blazer dengan aman. Aman dari sisi model, jenis, fungsi dan juga bahan pembuatnya.

Aman dari sisi model, maksudnya carilah model yang abadi. Jenis blazer pilihlah yang mudah dipadukan. Terutama apabila koleksi blazermu terbatas. Dan aman dalam fungsi, artinya bisa digunakan dalam berbagai suasana. Baik itu formal maupun kasual. Sementara aman dari bahan pembuatnya. Carilah blazer dari kain yang ramah lingkungan.

Karena beberapa pertimbangan di atas, maka Anda bisa memilih model berikut sebagai pilihan yang bijak. Yaitu:

  • Sebuah blazer formal untuk wanita. Pantas pula dikenakan oleh para hijabers. Kainnya ramah lingkungan dengan bahan yang sejuk di kulit.
  • Blazer model ini menimbulkan kesan formal. Meski tidak selalu hanya bisa dikenakan untuk ngantor saja. Anda bisa mengenakan pada acara lainnya.
  • Jas tumpang. Ini meski jenis yang kasual namun masih okay dipakai ke kantor. Terutama juga double function, karena bisa digunakan pria atau wanita.

Perpaduan Blazer

Blazer merupakan outer atau busana luar wanita. Sepintas mirip dengan jaket. Umumnya wanita karier biasa mengenakan ini. Selain menambah daya tarik, juga memberi kesan profesional. Yang memakai pun menjadi lebih percaya diri.

Namun yang paling penting adalah bahan pembuat blazer tersebut. Harus benar-benar dari bahan yang berasal dari kain yang nyaman dikenakan. Aman untuk kulit, aman pula untuk lingkungan.

Sifat blazer selain abadi juga amat cocok dipadukan dengan berbagai jenis outfit. Baik itu blouse, tunik, dress, kaos, hingga kemeja. Khusus pria, blazer ini cocok pua dipadankan dengan pants. Baik itu jeans ataupun celana bahan. Makin sempurna dengan sepatu heel, ataupun sneakers.

Rahasia kenyamanan dari blazer adalah bahan pembuatnya. Anda bisa memilih kain-kain yang nyaman di kulit dan aman untuk lingkungan.

Etika dalam Memakai Blazer

   Dalam setiap aturan berbusana memang tidak ada aturan baku. Namun tetap saja ada aturan dan etika yang tidak boleh dilanggar. Misalkan dalam pemakaian blazer. Blazer merupakan item fashion yang biasa digunakan oleh setiap orang. Karena blazer merupakan penyempurna tampilan berbusana.

Meski model blazer cukup banyak. Kain sebagai bahan pembuatnya juga dari berbagai jenis. Pilihan warna pun cukup banyak pula. Namun etika dalam memakai blazer ternyata ada loh. Hal ini bertujuan agar Anda tetap terlihat sopan dan nyaman.

Namun karena tujuan tersebut, yakni agar blazer membuat tampilan Anda terlihat sopan, sering membuat blazer justru terlihat kaku ketika dipakai. Untuk itu perlu Anda siasati. Caranya dengan melakukan mix and match. Dan tentu saja ada hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Itulah yang disebut sebagai etika dalam memakai blazer.

5 yang harus Dilakukan Saat Pakai Blazer

Berdasarkan etika dalam mengenakan blazer tersebut, maka berikut adalah beberapa ketentuannya. Yang sebaiknya dan jangan dilakukan pada saat memakai blazer. Sebagai berikut.

  1. Aturan Berblazer Bagi Para Hijabers

Khusus bagi para hijabers sekaligus wanita karier. Anda terbiasa menggunakan blazer saat bekerja. Pada saat kenakan blazer, hijab sebaiknya ditata yang rapi dan masukkan ke dalam blazer. Untuk memberi kesan rapi dan tampak profesional.

  1. Aturan Berblazer Bagi Pria

Untuk pria bekerja. Biasanya sering menerima undangan makan bersama relasi. Pada saat duduk, bukalah kancing blazer yang atas pada saat akan duduk. Dan pasangkan kembali kancing ketika telah selesai jamuan. Ini untuk menghindari kancing lepas karena terlalu ketat menahan dorongan perut Anda yang kekenyangan. Dan ini adalah aturan untuk blazer dengan dua kancing.

  1. Kenakan Selalu Pakaian Inner Di Dalam Blazer

Untuk pria atau wanita, sebaiknya kenakan kaos dalam sebelum inner di dalam blazer. Ini bertujuan agar kaos dalam dapat menyerap keringat, dan tidak membasahi blazer atau inner Anda. Baik itu kemeja, dress ataupun t’shirt. Apalagi kalau harus memakai vest lagi setelah kemeja.

  1. Gunakan Warna Yang Kontras

Padukan blazer dengan inner menggunakan warna kontras. Hal ini untuk memudahkan Anda bermain dengan banyak gaya. Anda akan tampak lebih fashionable. Lagipula lebih mudah untuk melakukan mix and match.

  1. Sesuaikan Blazer Dengan Bawahan

Apabila menggunakan blazer yang oversized, maka gunakan bawahan celana model pensil. Namun bila menggunakan blazer yang pas tubuh, Anda bisa padukan dengan celana chino yang gombrong. Sehingga tampilan postur tubuh Anda terlihat seimbang.

5 yang Jangan Dilakukan Saat Pakai Blazer

Patuhi pula beberapa ‘jangan’ dalam pemakaian blazer. Di mana ini merupakan bagian dari etika dalam berbusana pula. Yakni:

  1. Jangan Gunakan Blazer Dengan Tangan Kepanjangan

Apabila Anda menggunakan blazer yang senada dengan bawahan. Baik itu celana panjang ataupun rok. Sebaiknya lengan blazer tidak terlalu panjang melebihi cuff kemeja. Upayakan cuff kemeja masih terlihat menyembul di ujung pipa lengan blazer. Anda harus mengetahui caranya, yakni ujung pipa lengan blazer harus tepat di pergelangan tangan saat dikenakan tanpa inner.

  1. Jangan Gunakan Blazer Yang Terlalu Panjang

Pilihlah blazer yang panjangnya tidak melebihi pinggul. Intinya cukup menutupi bokong Anda. Kini bahkan banyak blazer pendek yang berada di atas garis pinggul. Biasanya ini adalah blazer yang dikenakan wanita dan terutama karena kaitannya dengan model.

  1. Jangan Gunakan Blazer Yang Kebesaran

Gunakan blazer yang pas dengan ukuran tubuh Anda. Tidak terlalu kebesaran dan juga tidak kekecilan. Tidak hanya itu, juga bisa mengakalinya pada saat pertama kali membuat blazer di tukang jahit. Ukurlah blazer tepat sesuai ukuran tubuh Anda.

  1. Jangan Menumpuk Warna Putih Antara Blazer Dan Dalaman

Carilah pilihan dalaman dengan warna yang kontras dengan blazer. Hal ini menghindari kesan yang monoton. Apalagi kalau blazer dan bawahan Anda berwarna putih, hindari menggunakan dalaman berwarna putih juga. Karena akan memberi kesan tubuh tampak lebar.

  1. Jangan Gunakan Blazer Double Pattern Suit

Hindari menggunakan blazer yang double pattern suit. Bisa jadi Anda bukan orang yang terlalu percaya diri. Karena itu gunakan warna yang aman dalam menggunakan blazer. Pilihlah warna yang agak gelap, seperti cokelat, biru dongker, atau kelabu.

Nah! Meski selalu ada etika dalam mengenakan blazer sekalipun. Tetapi bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, bukan? Anda tetap dapat mematuhi etikanya, tanpa meninggalkan kesan elegan dalam berblazer.

Leave a Reply

Your email address will not be published.