Tips Mendesain Kaos Family Gathering Agar Tak Lekang Oleh Waktu

Setiap kantor/perusahaan / institusi biasanya setiap tahun mengadakan acara “Family Gathering” . Dan tentu saja biasanya pakai seragam,  pada umumnya berupa kaos baik kaos oblong maupun model wangki atau polo. Terkadang pengennya kaos family gathering  masih bisa dipakai untuk ngantor sehari-hari dan juga jalan-jalan biasa , nah gimana caranya ya biar desain kaos family gathering masih asik di pakai ngantor dan jalan-jalan ?

Berikut beberapa tips dari pengalaman kami :

1. Hindari menggunakan tahun secara plain, misalnya 2011, 2012 gitu-gitu. Nah gimana caranya biar asik ? Cara lainnya adalah bisa pakai text saja misal gathering ke 7 , pakai seventh, seven atau pakai khas bahasa lokal, tujuh, toejoeh, dalapan, salapan, cie gitu gitu lah pokoknya :). Kalau mau tetap pakai tahun bisa pakai romawi , misalnya 2012 jadi MMXII 🙂 , sama-sama 2012 tapi agak beda. Atau bisa juga pakai bahasa lain misalnya latin, itali, perancis dll. Kalau mau agak unik lagi bisa pakai sandi morse sekalian hahaha 🙂 .

2. Text yang menunjukkan tempat jangan terlalu di tonjolkan, kalau ingin dikenang tempatnya bisa di taruh sebagai label di bagian leher, berupa sablonan aja, bisa lengkap tempat tahun dll. Kalau mau dipasang di depan, mungkin bisa juga text kecil ala copyright gitu dibawahdesain kaosnya.

3. Desain. Untuk desainnya usahakan yang simple, simbolik / ikonik yang menunjukkan tema family gathering saat itu, hindari menggunakan foto tempat family gathering 🙂 . Atau kalau mau desain yang rumit, rumit pol sekalian :).

4. Logo perusahaan. Logo perusahaan sebaiknya jangan terlalu dominan, bisa kecil di lengan, atau di belakang. Atau kalau mau menonjol bisa pakai part of logo perusahaan yang masih bisa menunjukkan brand perusahaan tersebut.

Mungkin itu sedikit tips dari kami, semoga dapat bermanfaat.



Leave a Reply